5. Pemasangan yang Membutuhkan Keahlian Khusus
Meskipun terlihat sederhana, proses instalasi kusen aluminium tidak bisa sembarangan. Dibutuhkan tukang yang benar-benar ahli dan berpengalaman. Jika pemasangan tidak presisi, bisa ada celah di antara kusen dan dinding. Celah ini bisa menjadi pintu masuk bagi debu, air hujan, atau bahkan serangga. Bayangkan, Anda sudah mengeluarkan banyak uang, tapi hasilnya tidak maksimal. Ini adalah salah satu kekurangan kusen aluminium yang harus Anda antisipasi.
6. Risiko Penyok dan Kerusakan Permukaan
Aluminium memang kuat dan tahan karat, tapi permukaannya rentan terhadap goresan dan penyok. Jika tidak sengaja terbentur benda keras, kusen bisa penyok dan meninggalkan bekas yang sulit dihilangkan. Berbeda dengan kayu yang bisa diamplas dan dicat ulang, kerusakan pada aluminium seringkali permanen dan sulit diperbaiki. Ini bisa mengurangi estetika dan keindahan kusen secara keseluruhan.
Baca juga: Kelebihan Kusen Aluminium
Kesimpulan
Tidak ada satu pun material yang sempurna di dunia ini. Begitu juga dengan kusen aluminium. Meskipun menawarkan banyak keunggulan, seperti ketahanan terhadap rayap dan perawatan yang mudah, kekurangan kusen aluminium juga tidak bisa kita abaikan. Mulai dari konduktivitas panasnya yang tinggi, harganya yang mahal, hingga tampilannya yang kaku. Sebelum memutuskan, penting bagi Anda untuk menimbang semua sisi. Pertimbangkan gaya arsitektur rumah, anggaran, dan iklim di sekitar Anda. Dengan begitu, Anda bisa membuat pilihan yang paling tepat untuk hunian impian Anda.
Baca juga: Pasang Kusen Aluminium Denpasar Bali
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Apa kekurangan kusen aluminium yang paling signifikan? Kekurangan utamanya adalah konduktivitas termal yang tinggi, yang membuat kusen mudah menyerap panas dari luar dan menyalurkannya ke dalam ruangan, sehingga suhu di dalam rumah bisa meningkat.
2. Apakah kusen aluminium bisa berkarat? Secara alami, aluminium tidak berkarat seperti besi. Namun, jika permukaannya tidak dilapisi dengan baik atau terjadi goresan yang dalam, bisa saja terjadi korosi atau oksidasi yang merusak tampilan.
3. Bagaimana cara mengatasi masalah konduktivitas panas pada kusen aluminium? Beberapa produsen menawarkan kusen aluminium dengan teknologi thermal break. Teknologi ini menggunakan material non-konduktif di tengah profil aluminium untuk memutus aliran panas, sehingga panas dari luar tidak mudah masuk ke dalam ruangan.
4. Apakah kusen aluminium bisa diwarnai ulang seperti kayu? Tidak, kusen aluminium tidak bisa dicat ulang dengan mudah seperti kayu. Warnanya biasanya menggunakan sistem powder coating dari pabrik. Jika warnanya memudar atau tergores, akan sulit untuk mengembalikannya seperti semula.
5. Dibandingkan dengan kusen PVC, apa kekurangan kusen aluminium? Dibandingkan PVC, kusen aluminium lebih mahal dan memiliki konduktivitas panas yang lebih tinggi. Namun, kusen aluminium umumnya lebih kuat dan kokoh daripada PVC.
2 pemikiran pada “Kekurangan Kusen Aluminium”
Komentar ditutup.